Happy New Year!
Save up to 15% on New Year Sale!
Look for GEEKOM official website to avoid fakes

Cara Melakukan Overclock CPU Intel: Tips yang Ramah untuk Pemula

How to Overclock Intel CPU

Pernahkah Anda berpikir PC Anda bisa berbuat lebih banyak? Kami punya kabar baik untuk Anda jika memiliki CPU Intel yang unlocked. Overclocking adalah kunci untuk membuka potensi tersebut. Ini mendorong prosesor Anda melampaui pengaturan pabrik, yang membuat game, pembuatan konten, dan tugas sehari-hari berjalan lebih cepat. Ikuti panduan langkah demi langkah ini untuk overclock CPU Intel unlocked Anda. Ini cukup sederhana sehingga bahkan pemula pun dapat memahaminya.

BAGIAN 1: Setup & Persiapan untuk Overclocking

Apa yang Anda Butuhkan Sebelum Overclock CPU Intel

Anda perlu memastikan memiliki alat yang tepat sebelum mulai overclocking. Seperti bersiap untuk pendakian yang menyenangkan namun menantang: Anda membutuhkan perlengkapan yang tepat untuk memastikan Anda tetap aman dan bersenang-senang. Inilah yang Anda perlukan:

1

CPU Intel Seri K yang Kompatibel

Overclocking hanya dapat dilakukan pada beberapa prosesor Intel. Prosesor “unlocked” adalah yang ditandai Intel dengan “K” atau “KF” di akhir nama model, seperti Core i9-12900K. Chip ini memang dirancang untuk di-overclock.

2

Motherboard Seri Z

Motherboard dengan chipset “Z”, seperti Z690 atau Z790. Anda juga memerlukan CPU seri K. Overclocking dapat dilakukan dengan motherboard ini karena BIOS-nya memiliki pengaturan yang tepat.

3

CPU Cooler Aftermarket

CPU Anda menghasilkan lebih banyak panas saat di-overclock. Panas sebanyak ini terlalu berat untuk cooler bawaan yang mungkin disertakan dengan prosesor Anda. Agar CPU tetap aman, Anda memerlukan cooler aftermarket yang lebih bertenaga. Kami akan membahas ini lebih lanjut nanti.

4

Thermal Paste

Thermal paste adalah bahan penting yang membantu memindahkan panas dari CPU ke cooler Anda. Meskipun cooler aftermarket Anda sudah disertai dengan thermal paste, tetap disarankan untuk menyediakan tube cadangan yang berkualitas baik.

5

Power Supply Unit (PSU) yang Andal

Overclocking menggunakan lebih banyak daya. Anda memerlukan PSU yang baik dan dapat menjaga pasokan daya ke komponen Anda.

6

Kesabaran

Proses overclocking melibatkan pengujian dan penyesuaian kecil dari waktu ke waktu. Untuk mendapatkan overclock yang stabil dan aman, Anda perlu bersabar.

Apa yang Dilakukan Overclocking

Overclocking pada dasarnya adalah proses meningkatkan clock speed CPU Anda. Clock speed seperti detak jantung prosesor. Jika clock speed CPU Anda lebih tinggi, ia dapat melakukan lebih banyak kalkulasi per detik, yang membuatnya berjalan lebih cepat. Ini bisa berarti frame rate lebih tinggi dalam game, rendering video lebih cepat, dan komputer atau mini PC Anda secara keseluruhan lebih cepat dan responsif. Namun, performa ekstra ini memiliki biaya: menggunakan lebih banyak daya dan panas. Overclocking juga dapat mempersingkat umur CPU Anda jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Namun jangan khawatir; panduan ini akan mengajarkan Anda cara yang benar untuk melakukannya.

Pendinginan adalah Segalanya: Air vs AIO vs Custom Loop

Sangat penting untuk diingat bahwa pendinginan adalah bagian terpenting dari overclocking. CPU Anda akan semakin panas saat Anda menggunakannya lebih intensif. Thermal throttling berarti jika terlalu panas, ia akan otomatis melambat untuk melindungi dirinya dari kerusakan. Ini bertentangan dengan tujuan overclocking. Dalam kasus terburuk, panas berlebih dapat merusak prosesor Anda secara permanen.

  • Stock Cooler: Untuk overclocking, cooler dasar yang disertakan dengan beberapa CPU tidak cukup. Anda perlu yang lebih baik.
  • Air Cooler: Ini adalah tempat yang baik untuk memulai dan dapat bekerja dengan sangat baik. Untuk menghilangkan panas dari CPU, mereka menggunakan heat pipe dan heatsink besar dengan kipas.
  • All-in-One (AIO) Liquid Cooler: AIO bahkan lebih baik dalam menjaga suhu tetap dingin. Mereka menggunakan closed loop cairan untuk memindahkan panas dari CPU ke radiator, di mana kipas menghilangkannya. Banyak orang yang overclock memilihnya.
  • Custom Water Cooling Loop: Custom cooling loop adalah cara terbaik untuk mendapatkan performa pendinginan terbaik. Ini adalah opsi paling canggih dan mahal, tetapi memiliki daya pendinginan paling tinggi.

BIOS vs Intel XTU: Cara Terbaik untuk Overclock

Untuk overclock CPU Intel Anda, Anda dapat menggunakan BIOS di motherboard Anda atau software Intel Extreme Tuning Utility (XTU) di Windows. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

  • BIOS (Basic Input/Output System): Ini adalah cara paling umum dan powerful untuk overclock. BIOS memiliki semua pengaturan yang Anda butuhkan untuk fine-tune overclock Anda sehingga berfungsi dan tetap stabil sebaik mungkin. Kami menyarankan metode ini karena memberikan hasil terbaik, meskipun bisa sedikit menakutkan pada awalnya.
  • Intel XTU: Intel XTU adalah program utility berbasis Windows. Anda dapat menggunakannya dengan lebih mudah, dan ini adalah cara yang baik bagi orang yang baru mengenal overclocking untuk memulai. Tidak sestabil atau sepowerful overclocking melalui BIOS adalah salah satu kekurangannya.

Cara terbaik untuk mendapatkan overclock yang stabil adalah menggunakan metode BIOS, yang menjadi fokus panduan ini. Anda harus meluangkan waktu untuk mempelajari metode BIOS karena ini akan

Update BIOS & Backup Sistem Terlebih Dahulu

Setelah melakukan perubahan, Anda harus memastikan bahwa BIOS di motherboard Anda sudah diperbarui. Update BIOS sering membuat sistem lebih stabil dan kompatibel. BIOS terbaru biasanya tersedia di website perusahaan yang membuat motherboard Anda. Sebelum memulai, juga merupakan ide bagus untuk mem-backup file penting Anda atau mengatur system restore point. Tidak mungkin Anda akan kehilangan data, tetapi lebih baik mencegah daripada menyesal.

BAGIAN 2: Cara Melakukan Overclocking CPU Intel Langkah demi Langkah

Langkah 1: Mengakses Pengaturan BIOS/UEFI

Pertama, Anda perlu masuk ke BIOS komputer. Caranya, kebanyakan orang me-restart komputer mereka dan menekan tombol “Delete” atau “F2” pada keyboard beberapa kali saat komputer sedang menyala. Ini tergantung pada produsen motherboard Anda, jadi jika tidak yakin tombol mana yang harus digunakan, periksa manual yang disertakan. Setelah masuk ke BIOS, Anda mungkin akan melihat tampilan “EZ Mode” yang lebih sederhana. Untuk pengaturan overclocking, Anda perlu mencari cara untuk masuk ke “Advanced Mode.”

Langkah 2: Menyesuaikan CPU Multiplier

CPU multiplier, yang juga disebut CPU ratio, adalah inti dari overclocking. Base clock (biasanya 100MHz) dikalikan dengan multiplier ini menentukan kecepatan clock CPU Anda. Misalnya, multiplier 47 akan menghasilkan kecepatan clock 4.7GHz (100MHz x 47). Anda sebaiknya mengatur CPU ratio secara manual dan mulai dengan menaikkannya sedikit. Untuk membuat CPU Anda mencapai 4.0GHz, misalnya, Anda bisa mencoba multiplier 40 jika base clock-nya adalah 3.7GHz. Menaikkan multiplier sebesar dua atau tiga adalah titik awal yang baik. Ini akan memberi Anda tambahan 200 hingga 300MHz.

Langkah 3: Mengatur Core Voltage

Anda mungkin perlu menaikkan core voltage CPU untuk mendukung kecepatan clock yang lebih tinggi. Kehati-hatian sangat penting untuk langkah krusial ini. CPU Anda bisa rusak karena voltage yang terlalu tinggi. Antara 1.2V dan 1.35V adalah titik awal yang aman untuk core voltage. Pertama, naikkan secara perlahan, dan baru tingkatkan lagi jika sistem Anda tidak stabil. Seperti yang dikatakan oleh para ahli Intel dan Tom’s Hardware, aturan emas untuk prosesor modern dengan pendinginan standar adalah tidak melebihi 1.4V.

Langkah 4: Load Line Calibration & Power Limits

Dengan Load Line Calibration (LLC), voltage CPU tidak turun saat berada di bawah beban berat, yang dapat menyebabkan ketidakstabilan. Atur LLC ke tingkat medium atau high. Anda mungkin juga perlu menaikkan power limit CPU agar dapat menggunakan lebih banyak daya untuk periode yang lebih lama.

Langkah 5: Simpan BIOS & Boot ke Windows

Anda harus menyimpan perubahan dan me-restart komputer setelah melakukan perubahan awal. Anda dapat menyimpan pengaturan sebagai profil di sebagian besar BIOS. Ini berguna jika Anda perlu kembali ke pengaturan tersebut nanti. Saat menyimpan, komputer Anda akan restart dan langsung masuk ke Windows.

Langkah 6: Stress Test dengan Cinebench / Prime95

Stress testing adalah langkah berikutnya dan paling penting. Ikuti panduan ini untuk mengetahui apakah overclock Anda stabil. CPU Anda akan didorong hingga batasnya oleh program seperti Cinebench R23 dan Prime95. Pantau dengan cermat suhu CPU Anda selama menjalankan salah satu stress test ini minimal 30 menit. Selama beban di bawah 85°C, suhu harus tetap rendah. Anda perlu masuk kembali ke BIOS dan menurunkan multiplier atau menaikkan voltage jika komputer crash atau Anda melihat error. Ini berarti overclock Anda tidak stabil.

Langkah 7: Benchmark & Bandingkan Sebelum vs Sesudah

Saatnya melihat peningkatan yang Anda dapatkan setelah overclock stabil. Program benchmarking seperti CPU-Z, Cinebench, dan Geekbench memungkinkan Anda melihat bagaimana performa baru Anda dibandingkan dengan yang lama. Anda juga bisa mencari peningkatan performa dalam penggunaan sehari-hari, seperti lebih banyak frame per second (FPS) di game favorit Anda. Ini adalah bagian yang menyenangkan di mana Anda dapat melihat hasil kerja keras Anda!

👉Baca selengkapnya tentang: Panduan Overclocking AMD: Mengungkap Potensi Tersembunyi CPU Anda

Mengatasi Masalah Overclocking yang Umum Terjadi

Anda mungkin mengalami beberapa masalah meskipun sudah sangat berhati-hati. Berikut adalah masalah yang sering terjadi dan cara mengatasinya:

  • PC Tidak Mau Boot: Jika PC Anda tidak mau boot, kemungkinan besar karena Anda melakukan overclocking terlalu berlebihan. Itulah yang perlu Anda lakukan (lebih lanjut tentang ini di bawah).
  • BSOD (Blue Screen of Death) Saat Beban Tinggi: Ini berarti sistem tidak stabil. Anda bisa mencoba menurunkan multiplier atau menaikkan CPU voltage sedikit.
  • Suhu Idle Tinggi: Jika CPU Anda panas bahkan saat tidak digunakan, mungkin pendinginannya tidak cukup baik atau voltage-nya terlalu tinggi.
  • Rentang Voltage yang Aman: Untuk penggunaan sehari-hari, usahakan tetap di bawah 1.4V.

Cara Reset BIOS Jika Overclock Gagal

Jangan khawatir jika komputer Anda tidak mau menyala setelah mencoba overclock. Mengembalikan BIOS ke pengaturan awal sangat mudah. Anda bisa melakukannya dengan beberapa cara:

  • Clear CMOS Jumper: Sebagian besar motherboard memiliki jumper pada board yang bisa Anda gunakan untuk clear CMOS. Ini akan mereset BIOS.
  • Lepas Baterai CMOS: Anda juga bisa melepas baterai kecil berbentuk bulat dari motherboard selama beberapa menit kemudian memasangnya kembali. Ini juga akan clear BIOS.
  • Opsi Reset BIOS: Banyak BIOS modern memiliki fitur yang memungkinkan Anda kembali ke pengaturan pabrik.

Opsional: Tegangan rendah Setelah Overclock untuk Suhu Lebih Baik

Anda bisa mencoba Tegangan rendah CPU setelah mendapatkan overclock yang stabil. Artinya mempertahankan kecepatan clock yang sama sambil menurunkan voltage sedikit. Ini dapat membantu menurunkan suhu dan konsumsi daya Anda. Cara mudah untuk undervolt adalah menggunakan Intel XTU.

Tabel: Rentang Voltage & Suhu yang Aman untuk CPU Intel

Generasi CPURentang Voltage AmanSuhu Maksimal Aman
12th Gen & Newer1.1V – 1.35V85°C
10th/11th Gen1.0V – 1.35V85°C

Catatan: Ini adalah daftar panduan umum. Selalu periksa dokumentasi yang disertakan dengan CPU Anda untuk informasi yang paling akurat dan terkini.

Anda bisa mendapatkan performa lebih dari hardware dengan melakukan overclocking pada CPU Intel yang unlocked. Anda dapat dengan aman memaksimalkan kemampuan sebenarnya dari prosesor jika mengikuti panduan ini, tidak terburu-buru, dan mengutamakan stabilitas serta pendinginan. Manfaatkan kecepatan yang lebih tinggi!

Tips Akhir untuk Overclocking CPU Intel yang Aman

  • Jangan pernah melebihi 1.4V: Ini adalah aturan paling penting untuk keamanan overclocking harian.
  • Utamakan pendinginan: Untuk overclock yang aman dan stabil, Anda memerlukan pendinginan yang baik.
  • Pantau stabilitas jangka panjang: Anda tetap harus memantau overclock dari waktu ke waktu untuk memastikan tetap stabil, meskipun sudah stabil saat stress test.
  • Terima silicon lottery: Setiap CPU berbeda. Beberapa akan lebih baik di-overclock daripada yang lain. Jangan berkecil hati jika Anda tidak bisa mencapai kecepatan clock yang sama dengan orang lain yang menggunakan CPU yang sama. Seperti yang dikatakan para ahli di PCMag, ini adalah “silicon lottery”.

FAQs

CPU Intel Apa Saja yang Bisa Di-overclock?

Hanya CPU Intel seri K dan seri X yang bisa di-overclock.

Apakah Aman Melakukan Overclock pada CPU Saya?

Ya, jika dilakukan dengan benar dan dengan pendinginan yang baik. Seperti yang dicatat TechRadar, prosesnya “sebenarnya cukup sederhana, dan cukup aman.”

Apakah melakukan overclocking akan membatalkan garansi saya?

Ya, untuk prosesor Intel, hal itu dapat membatalkan garansi Anda. Sikap resmi Intel adalah bahwa “Mengubah frekuensi atau tegangan jam dapat membatalkan garansi produk apa pun…”

Apakah Overclocking Akan Membatalkan Garansi Saya?

Ya, untuk prosesor Intel, ini bisa membatalkan garansi Anda. Sikap resmi Intel adalah bahwa “Mengubah frekuensi clock atau voltage dapat membatalkan garansi produk…”

Berapa Banyak Peningkatan Performa yang Bisa Saya Dapatkan?

Biasanya antara 10 hingga 20%, tetapi ini tergantung pada seberapa baik pendinginan komputer Anda dan seberapa bagus kualitas chip CPU.

Picture of GEEKOM

GEEKOM

GEEKOM sets its R&D headquarters in Taiwan and several branches in many countries worldwide. Our core team members are the technical backbone who ever served Inventec, Quanta, and other renowned companies. We have solid capacities for R&D and innovation. We constantly strive for excellence in the field of technology products.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart
Product Series
Categories