Penurunan harga masih berlangsung!
Save up to 15% on FIFA World Cup 2026 Sale!
Look for GEEKOM official website to avoid fakes

PCIe 4.0 vs 5.0: Panduan Utama di Tahun 2026

PCle 4.0 vs PCle 5.0

Apakah Anda ingin memahami perbedaan utama antara PCIe 4.0 dan 5.0 serta cara membuat pilihan yang bijak di antara keduanya? Jangan lewatkan panduan ini; Anda bisa dengan mudah menemukan jawaban yang Anda inginkan: PCIe 4.0 vs. PCIe 5.0. Mana yang lebih baik untuk Anda?

Pendahuluan

Jika Anda pernah merakit PC sebelumnya, Anda pasti tidak asing dengan slot horizontal panjang atau slot PCIe yang ada di dalam motherboard Anda. PCIe, atau Peripheral Component Interconnect Express, adalah standar antarmuka serial berkecepatan tinggi yang dirancang untuk membangun komunikasi cepat antara CPU dan perangkat periferal—terutama kartu grafis (GPU), kartu suara (sound card), adaptor jaringan, dan perangkat penyimpanan (PCIe NVMe SSD). Dengan diperkenalkannya standar PCIe 5.0 yang baru, segalanya menjadi jauh lebih menarik.

Di sebuah motherboard, slot PCIe hadir dalam berbagai ukuran, mulai dari x1, x4, x8, hingga x16, di mana ukuran x1 dan x16 adalah variasi yang paling umum dijumpai, dan saat ini slot M.2 juga sudah sangat lumrah digunakan. Angka di belakang huruf slot tersebut menandakan jumlah jalur (lanes) di dalam PCIe.

Semakin besar angkanya, semakin banyak jalur yang dimiliki dan semakin besar pula bandwidth data yang dapat ditransfer. Hal ini penting untuk disebutkan karena dalam situasi praktis, sebuah slot fisik yang terlihat besar berukuran x16 bisa saja sebenarnya hanya berjalan di kecepatan x1, yang paling sering Anda temukan pada motherboard untuk penambangan kripto (crypto-mining).

Seperti yang telah kita lihat di masa lalu, setiap generasi baru PCIe memiliki kecepatan dua kali lipat dari pendahulunya dan juga bersifat kompatibel ke belakang (backwards compatible). Ini berarti generasi terbaru PCIe, yaitu PCIe 5, tetap kompatibel dengan PCIe 4, PCIe 3, dan generasi sebelumnya, tetapi kecepatan dan performa perangkat tersebut nantinya akan dibatasi mengikuti batas kecepatan generasi yang lebih rendah.

Apa Itu Jalur PCIe (PCIe Lanes)?

Sebelum kita melangkah lebih jauh, kita perlu mengetahui tentang jalur PCIe, yang hadir dalam dua jenis: jalur CPU (terhubung langsung ke CPU) dan jalur chipset (terhubung ke CPU melalui perantara chipset). Jalur chipset memiliki bandwidth yang terbatas, yang berpotensi menyebabkan penyumbatan data (bottleneck) ketika ada banyak perangkat yang terhubung secara bersamaan. Di sisi lain, jalur CPU menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah, terutama untuk perangkat penyimpanan seperti NVMe SSD.

Di masa lalu, menggunakan jalur CPU untuk penyimpanan berarti Anda harus mengorbankan sebagian bandwidth untuk GPU. Namun, dengan teknologi yang lebih baru seperti PCIe 4.0, masalah bottleneck ini sudah berkurang, dan sekarang, dengan diperkenalkannya PCIe Gen 5.0, masalah tersebut tidak akan menjadi persoalan lagi dalam jangka panjang.

PCIe 5.0: Apakah Anda Membutuhkannya?

PCIe 5.0 adalah generasi kelima dari antarmuka Peripheral Component Interconnect Express (PCIe), yang secara resmi dirilis pada Mei 2019. Generasi ini menawarkan bandwidth maksimum hingga 32 GT/s, yang dalam dunia nyata berarti setara dengan 64 gigabita per detik (GB/s) atau mencapai 128 GB/s dengan pengodean PAM-4.

Sebagai perbandingan, slot berukuran x16 yang berjalan pada Gen 3 memiliki batas kecepatan maksimal sekitar 16 gigabita per detik. Sementara Gen 4 mencapai 31,5 gigabita per detik. Salah satu fakta menarik tentang standar PCIe baru ini adalah ia mampu mencapai kecepatan ekstrem 32 GHz, yang berarti enam kali lipat lebih cepat.

PCIe 4.0 vs 5.0: Theoretical maximum speed of pcle generations

PCIe 4.0 vs. 5.0 dalam Dunia Gaming

Bagi mayoritas gamer saat ini, PCIe 4.0 sudah lebih dari cukup, dan melakukan peningkatan (upgrade) ke PCIe 5.0 khusus untuk gaming mungkin belum memberikan manfaat yang signifikan dalam waktu dekat. Pilihan antara PCIe 4.0 dan 5.0 sebaiknya didasarkan pada pertimbangan seperti investasi jangka panjang (future-proofing), anggaran, serta apakah komponen lain dalam sistem (seperti SSD ultra-cepat atau GPU masa depan) benar-benar dapat memanfaatkan bandwidth ekstra yang disediakan oleh PCIe 5.0.

Jika Anda sedang merakit sistem kelas atas (high-end) yang baru dan ingin memaksimalkan masa pakai serta potensinya, memilih PCIe 5.0 bisa menjadi keputusan yang bijak. Namun, untuk sebagian besar kebutuhan gaming saat ini, PCIe 4.0 tetap sangat mumpuni.

Mana yang Harus Anda Pilih antara PCIe 4.0 dan 5.0?

GEEKOM Mini IT13

Berbicara tentang PCIe Gen 4.0, GEEKOM menghadirkan banyak pilihan Mini PC berbasis AMD dan Intel yang mendukung PCIe Gen 4.0 SSD. Salah satu yang paling menonjol adalah GEEKOM Mini IT13, sebuah mini PC bertenaga yang ditenagai oleh prosesor Intel Core Generasi ke-13 terbaru (i5, i7, atau i9) dan dilengkapi grafis Intel Iris Xe.

Mini IT13 memiliki pilihan port yang lengkap, termasuk dua port USB4, dan mendukung hingga empat layar dengan resolusi 8K. Perangkat ini juga dilengkapi dengan Intel Bluetooth 5.2 dan Wi-Fi 6E untuk konektivitas nirkabel yang cepat dan andal. Tersedia juga pilihan dengan prosesor Intel Core generasi ke-12 dan ke-11, tergantung pada kebutuhan dan anggaran Anda.

GEEKOM GT13 Pro

Selain itu, ada juga GEEKOM GT13 Pro, sebuah mini PC ringkas dengan prosesor Intel Core i9 atau i7 Generasi ke-13, grafis Intel Iris Xe atau UHD, RAM DDR4 hingga 64GB, dan penyimpanan SSD hingga 2TB. Perangkat ini mendukung video 8K, empat layar sekaligus, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.2, serta memiliki berbagai port termasuk USB4 dan HDMI 2.0. Perangkat ini dilengkapi dengan sistem pendingin inovatif IceBlast 1.5.

A8 mini pc

GEEKOM A8

Jika Anda mencari mini PC dengan prosesor AMD, Anda dapat melirik GEEKOM A8 Mini PC, yaitu komputer ringkas dan bertenaga yang dilengkapi prosesor AMD Ryzen 9 8945HS atau Ryzen 7 8845HS, grafis AMD Radeon 780M, serta RAM DDR5 hingga 64GB. Perangkat ini juga memiliki SSD M.2 2280 PCIe Gen 4 x 4 yang cepat dengan kapasitas penyimpanan hingga 2TB.

A8 hadir dengan sistem operasi Windows 11 Pro yang sudah terpasang dan mencakup berbagai port, seperti USB 4.0 Type-C, HDMI 2.0, dan Ethernet. Perangkat ini juga mendukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.2 untuk konektivitas nirkabelnya.

GEEKOM menawarkan berbagai macam mini PC berperforma tinggi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk A8 baru dengan prosesor AMD Ryzen, Geekom A7, dan Geekom AS6. Jelajahi seluruh lini produk kami untuk menemukan mini PC yang paling sempurna untuk Anda. Saat artikel ini ditulis, sedang berlangsung program diskon besar-besaran, jadi segeralah bawa pulang unit Anda!

RTX 4090 PCie 4.0 vs. 5.0

Sekarang mari kita bahas pertanyaan utama yang paling dinantikan: Apakah Anda membutuhkan PCIe 5.0 untuk kartu grafis RTX 4090 Anda saat ini? Jawabannya adalah sama sekali tidak! Tetapi dalam dua hingga tiga tahun ke depan, jawabannya pasti ya!

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa. Saat artikel ini ditulis, generasi kartu grafis RTX 4090 saat ini—bahkan ketika dipacu habis-habisan dengan beban kerja 100%—hanya menghabiskan sekitar 50% hingga 65% dari total bandwidth milik PCIe Gen 4, sementara sisanya hanya menganggur tidak terpakai. Jadi, sekadar memiliki bandwidth dan kecepatan transfer yang lebih tinggi tidak akan membuat game Anda dimuat (loading) lebih cepat!

Namun, ceritanya berbeda untuk urusan SSD. Ada beberapa SSD seperti Crucial T700, seri Firecuda 540, dan Aorus Gen5 10000 yang dirancang khusus untuk berjalan di slot PCIe Gen 5.0. SSD ini memiliki kecepatan maksimum teoretis sebesar 15,75 GB/s, jauh dibandingkan dengan 7,88 GB/s yang kita temukan pada slot PCIe Gen 4.0.

Meskipun antarmukanya sendiri dapat mencapai kecepatan tersebut, ada beberapa faktor yang memengaruhi performa dunia nyata dari sebuah penggerak (drive), seperti kontroler SSD dan komponen NAND Flash yang digunakan untuk membangun SSD tersebut. Selain itu, memaksa kontroler bekerja hingga batas maksimumnya dapat memicu masalah stabilitas, suhu panas (termal), dan banyak kendala lainnya jika dijabarkan lebih lanjut.

Secara sederhana, manfaat dari kecepatan drive tersebut tidak akan terlalu terasa dalam penggunaan sehari-hari. Alasan di balik hal ini adalah karena kecepatan sekuensial (sequential speed) dari drive tersebut sudah jauh lebih cepat daripada apa yang dibutuhkan untuk sebagian besar tugas harian. Sementara kecepatan baca dan tulis acak (random read/write)—yang sebenarnya jauh lebih penting untuk penggunaan sehari-hari—tidak menunjukkan perbedaan kecepatan yang signifikan dibanding drive Gen 4.

Meski begitu, peningkatan bandwidth pada PCIe Gen 5 bisa sangat bermanfaat di masa depan karena memungkinkan jumlah jalur (lanes) konektivitas PCIe yang lebih banyak. Ini berarti ada lebih banyak perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer tanpa harus mengorbankan performa. Sebagai contoh, Anda dapat menghubungkan 4 atau 8 unit Gen 4 SSD pada platform komputer konsumen biasa, tanpa perlu membeli solusi skala perusahaan (enterprise) yang saat ini berbiaya sangat mahal.

Keuntungan lain dari PCIe Gen 5 adalah saat menggunakan fitur “DirectStorage”. DirectStorage adalah API buatan Microsoft yang dirancang untuk memangkas waktu pemuatan (loading) game dan meningkatkan performa secara keseluruhan dengan memanfaatkan kecepatan serta efisiensi dari NVMe SSD. DirectStorage memotong jalur hambatan penyimpanan tradisional dengan menciptakan jalur yang lebih langsung antara aset game di SSD dengan memori kartu grafis (VRAM). Fitur ini mengalihkan beban dekompresi aset game dari CPU ke GPU yang jauh lebih bertenaga, sehingga membebaskan sumber daya CPU untuk tugas lain sekaligus mempercepat waktu pemuatan. Judul-judul game modern dapat sangat diuntungkan oleh teknologi ini.

Kesimpulan

Baik platform PCIe 5.0 maupun 4.0 sama-sama menawarkan fleksibilitas yang luar biasa serta pilihan perangkat periferal yang sangat memadai untuk rakitan PC Anda. Namun dengan PCIe 5, Anda dapat merasa tenang karena SSD dan GPU canggih yang dirilis dalam beberapa tahun ke depan dipastikan akan kompatibel sepenuhnya dengan sistem Anda. Selain itu, CPU dengan 20 jalur (20-lane) akan menyediakan koneksi langsung untuk GPU dan SSD, yang berpotensi memangkas latensi menjadi lebih rendah.

FAQ about PCIe 4.0 vs. 5.0

Can I use PCIe 4.0 in 5.0 slot?

Yes, you can use a PCIe 4.0 device in a PCIe 5.0 slot.

Can I put a PCIe 4.0 in a 3.0 slot?

Yes, you can put a PCIe 4.0 device in a PCIe 3.0 slot.

Picture of Debashis Das
Debashis Das

Debashis Das is a technical content writer and embedded engineer with over Six years of experience in the industry. With expertise in Embedded C, PCB Design, and SEO optimization, he effectively blends difficult technical topics with clear communication.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

My Cart
Product Series
Categories